MAQUI’S – Cookes Mini ala Jepang

MAQUI’S si mini cookes, kue ala Jepang yang berdiameter cuma 6 cm seharga Rp. 8.000,- yah namanya juga kue mini pastinya dengan ukuran yang mini pula.
MAQUI’S memiliki aneka varian rasa ada almond, chocolate, edam cheese, rare cheese, cream cheese dan green tea. Ada juga yang berdiameter 15 cm loch…, buat anda yang merasa kurang puas dengan ukuran yang mini-mini.
Yang wajib dicoba jika mampir ke maqui’s adalah Cheese Cake (Rp.80.000 – Rp.85.000) dan Egg Custard Puddings (Rp.10.000 – Rp.17.000) humm..yaummy… ^ ; ^
nah…penasaran? penasaran?? kalo temen-temen penasaran ya  datang aja counter-counter MAQUI’S terdekat dengan lokasi tempat tinggal anda hehe…

Alamat :
Senayan City Lt.4 Unit 6, Jl.Raya Asia Afrika Lot 19 , Senayan

Central Park, Lower Ground, Jl. S. Parman Kav. 28, Slipi

Grand Indonesia, West Mall LG, Jl. MH. Thamrin No. 1, Thamrin

Plaza Senayan, Foodhall, Jl. Asia Afrika No. 8, Senayan

Setiabudi One Building, Lt. 1 Unit 1 – 03, Jl. HR. Rasuna Said Kav. 62, Kuningan

Bellezza Shopping Arcade, GF Unit 151 – 152, Jl.Letjen. Supeno No. 34, Permata Hijau

Restoran Subway – Makan Sandwich dengan Harga Selangit

Sandwich yang enak bukan hanya tergantung dari pemilihan roti dan daging yang segar tetapi jangan lupa bahwa sayuran yang segar dan sehat juga membuat makan sandwich semakin nikmat.Restoran Subway di Jepang yang memang spesialis di sandwich akan meluncurkan restoran baru mereka yang berlokasi di Marunouchi Building yang berada tepat di depan stasiun Tokyo.
Yang membuatnya berbeda dengan restoran lainnya, di dalam restoran ini, pada bagian tengah terdapat kebun untuk menghasilkan selada segar (lettuce) dengan sistim hidroponik. Hasil selada disini akan langsung digunakan untuk keperluan restoran sehingga dijamin anda bisa menikamti sandwich dengan selada yang segar dan sehat karena tidak mengandung pestisida.
Sayangnya, hasil selada yang didapat disini hanya mampu bisa menyediakan 5% dari seluruh kebutuhan selada di restoran ini, ditambah biaya produksinya yang 2 kali lebih mahal dibandingkan ditaman di tempat biasa. Tentunya jiaka mau menikmati sandwich di tempat ini harganya selangit!
* metrogaya
Lihat juga : marzano, pizza hut

Menu Khas Kreasi Duo Chef

Menu spesial dihadirkan Shangri-la Hotel Surabaya di bulan Juli dengan masakan khas Sicilia, Italia dan Jepang. Sicilia adalah sebuah daerah di Italia dan pulau terbesar di Laut Tengah. Sicilia terkenal dengan masakan-masakan lezat yang cukup sederhana, salah satunya hidangan khas pasta yang disajikan dengan ikan sarden.
Menu tersebut merupakan hasil kreasi Chef Ni Ketut Bhakti dan Mido Masashi. Mereka berdua memperkenalkan ciri khas masing-masing masakan khas dua negara tersebut. Promo kali ini berbahan dasar Daging Kambing dan Kerang Batik.
Menu pertama yaitu, Lamb Chop Marinated in Rosemary and Tomato ini sarat akan berbagai macam bumbu-bumbu masakan Eropa seperti daun Rosemary, daun mint, bawang putih dan yang paling utama minyak zaitun.
“Selain Chef Bhakti, Chef Mido Masashi, Executive Nishimura Japanese Restaurant juga memperkenalkan olahan berbahan dasar Mie atau udon,” kata Andi Nia, Assistant Communications Manager Shangri-La Hotel Surabaya.
Dengan segala macam rasa dan campuran seperti Telur, Jamur dan Udang, Chef asal Jepang ini optimis bahwa masakannya akan laris manis karena selain cepat saji juga berbahan segar dan yang paling penting harganya sangat terjangkau.
* metrogaya

Sate Jamur Tiram Putih – Senikmat Daging Kambing Ayam dan Sapi

Anda penyuka sate daging kambing, ayam, sapi atau kuda. Kali ini ada sensasi sate dengan bahan jamur tiram putih. Selain rasanya gurih dan lezat, manfaatnya bagi tubuh diyakini tak menimbulkan penyakit berbahaya.
Bila Anda warga Kediri bisa menikmati hidangan sate jamur tiram putih, di depan Mapolsek Grogol, Kabupaten Kediri Jalan Raya Kediri-Nganjuk. Penjual menjajakan dagangannya menggunakan vespa yang dimodifikasi layaknya sebuah gerobak PKL.
“Dulu dengan vespa ini saya bisa jualan keliling, berhenti di mana saja saya suka. Tapi sudah hampir setahun ini saya menetap di sini, karena memang langganan mulai ada,” kata Arbani, sang menjual sate jamur tiram putih, Sabtu (23/10/2010).
Tentang sate jamur tiram putih dagangannya, Arbani mengaku memulainya dengan menjual masakan jadi dari kantor ke kantor. Usaha ini merupakan pengembangan atas budidaya jamur tiram putih yang dilakukan di rumah. Dengan dalih omzet penjualan tak besar, dia memberanikan diri banting setir mengubahnya menjadi warung, dengan pengolahan sate dilakukan berdasarkan pesanan.
“Cuman jamurnya saya rebus dan bumbui di rumah. Selebihnya mulai dari memotong, menusuk dan membakar saya lakukan berdasarkan pesanan,” jelas Arbani.
Untuk manfaat sate jamur tiram dagangannya, Arbani mengklaim tidak menghadirkan penyakit berbahaya bagi yang mengonsumsinya. Selain diolah secara higienis, jamur tiram merupakan jenis tanaman dipastikan beda dengan daging yang mengandung kolestrol tinggi.
Harga sate jamur tiram putih juga sangat terjangkau oleh semua kalangan, karena dijual seharga Rp 5.000 untuk setiap porsi.
“Ini yang mengatakan pembeli, bukan saya mengada-ada. Banyak yang dulunya suka sate kambing beralih ke sini karena takut darah tinggi, dan ada yang suka sate ayam tapi takut alergi,” ujar Arbani bersemangat.
Pria yang pernah menjadi staf pengajar di salah satu MTs di Kabupaten Kediri mengaku, pilihannya menjajakan sate di warung mulai membuahkan hasil manis. Dari awal membuka usaha hanya mampu menghabiskan 1 kg jamur, saat ini dalam sehari minimal 7 kg jamur bisa dihabiskan.
“Yang jelas hasilnya lebih besar dibandingkan sukuan (Tenaga GTT) di madrasah,” pungkasnya sumringah.
Anda penyuka sate dan tak ingin merasakan dampak negatif saat mengkonsumsi, tak ada salahnya menikmati sate bahan dasar jamur tiram putih. Sebab rasanya dijamin tetap gurih senikmat daging kambing, ayam, sapi atau bahkan kuda.
* metrogaya
Lihat juga : tamani, marzano, pizza hut

Lanang Coffee Sensation – feel the extra energy

Most people do not much know what lanang coffee, which is now developed by PT Perkebunan Nusantara XII Malangsari Plantation, Kalibaru, Banyuwangi, East Java.

In addition to physically different, single and round-shaped coffee was also believed to be able to add vitality to the adam. According to one officer Cafe Malangsari Kalibaru, Nurhayati, coffee Banyuwangi lanang origin is a choice of coffee could make peminumnya feel the extra power. “One of them did not make the eyes sleepy, besides some say could add vitality to the drink,” he said.

To get lanang coffee, he said, through a process that is not easy. Lanang coffee beans, coffee beans go through sorting, which accounted for tens of thousands of types of robusta coffee beans. “When coffee beans are generally split in two, coffee beans lanang round and single,” Nurhayati added.

For penikmati coffee, ideal to consume this lanang coffee because caffeine content is very high so it is not easy to drowsiness, next to the coffee taste so halus.Karena it, this is perfect lanang coffee consumed in areas such as air temperature is cool enough in the subdistrict of Kalibaru and Glenmore.

According to one coffee penikmati lanang, Yudi, a resident of tile District, nearly every day he is a time to come to Cafe Malangsari lanang only to enjoy coffee.

In addition to adding extra power, especially that are not easily sleepy, its taste is also very different from the taste of coffee in general.

Moreover, the price of a cup of coffee lanang only Rp 3,000 per cup. “In contrast, if we want to drink coffee mongoose who recently began trendy so the price is also quite expensive,” he said.

But if you can not enjoy the taste of coffee directly lanang at Cafe Malangsari, Kalibaru, Banyuwangi, now do not have to bother anymore because you can buy coffee lanang beautiful packaging it in a supermarket in the town of Banyuwangi.

* metrogaya

Roti Trotila Diisi Keju Gurih yang Meleleh

Jakarta – Buat Anda yang suka berwisata kuliner, mungkin panganan asal Mexico ini bisa dicoba di akhir pekan. Roti trotila yang empuk diisi dengan keju gurih yang meleleh memang cocok jadi kudapan sore yang enak. Hmm..yummy!
Menjelajahi dunia kuliner memang tidak ada habisnya. Makanan nusantara saja seakan tidak pernah habis dikupas stau-persatu tiap daerah. Jika ingin yang sedikit berbeda di akhir pekan ini, Anda bisa mencoba camilan masyarakat Mexico ini. Mexican Quesadilla adalah salah satunya.
Makanan ini memang asli dari Mexico, namun telah mendapatkan pengaruh dari budaya Spanyol. Seperti halnya namanya, Quesadilla yang dalam bahasa Spanyol berarti keju, tak heran karena camilan ini berisikan keju di dalamnya. Camilan ini cukup sederhana, roti tortila yang dilpat dua ini diberikan keju di bagian tengahnya. Kemudian dimasak dengan cara dipanggang hingga keju mencair.
Di Mexico, Quesadilla tidak hanya disantap dengan keju saja. Tapi juga ada yang disantap dengan setup sayuran, kentang, saus jamur dan diampingi saus salsa sebagai toppingnya. Rasanya gurih-gurih enak, tidak hanya bisa jadi camilan tapi juga bisa jadi menu utama. Quesadilla bisa Anda cicipi di resto-resto Mexico yang ada di Jakarta.
*detikfood
Lihat juga : table8, sushi tei, burger

Golden Key is a paradise ice coffee

Some men were relaxing while enjoying a meal in a tiny booth Golden Key Coffee, Pasaraya Grande, South Jakarta. These outlets offer a menu of different pre-eminent form of coffee and cake, crepes, and croissants.
LOT of coffee outlets that offer enjoyment coffee imports, but not in Golden Key is actually carrying the privilege Coffee.Gerai local coffee that is not less delicious than the coffee world.
Inevitably, coffee imports do have a delicious flavor. However, the local coffee also no less tasty kok.Kopi domestic production already has its fans even sendiri.Menyadari this, the Golden Key Coffee, coffee outlets located in malls Pasaraya Grande, Kebayoran Baru, South Jakarta, choose a local coffee brings as raw materials products. Golden Key Coffee is homey and comfortable atmosphere only provide capacity for 20 guests. In addition to table, here too there is a bar area, which apparently favored by most visitors to the Golden Key. A unique, even though these outlets acquire the name of a foreign language, but the products offered, particularly coffee, has a local flavor sensation.
The owner of Golden Key Coffee even willing to collect all types of coffee in Indonesia to be presented at this outlet. “We want to raise the best coffee in the country through the use of 100% original Indonesian coffee beans,” said Golden Key Responsible Coffee outlets, Yayat Kusnayat. According Yayat, the current Golden Key Coffee desire for activities promoting local coffee drink coffee in the country into a kind of tradition. This is motivated by the increasing number of coffee outlets that carried the theme of the West, even though Indonesia is one of the largest coffee exporting country in the world.
Lampung coffee and Toraja is a small type of coffee from Indonesia that has been recognized quality. “Coffee is presented here generally come from the Toraja,” said Yayat. Toraja coffee is called by the Dutch colonial past as a coffee cellebes kalossi for this type of Arabica coffee is the type most widely used in the Golden Key Coffee. Although the local coffee aroma is not as strong aroma of coffee imports, but the origin of the Toraja coffee had the same taste delicious with coffee overseas. One of the menus that can be tried in Golden Key is a paradise that became ice coffee servings months ini.Menu promo uses Robusta coffee types from Toraja in-shake with a somewhat sweet taste khusus.Kopi which was very fitting enjoyed while you relax at the booth dominated by brown color of this brick.
The latest variant on the list of hazelnut latte drinks menu is dominated by sweetness. If you love the taste of real coffee and wanted to order an original, just the message that filtered coffee ice using specialized equipment from Japan. As for the menu companion coffee, some snacks are also worth a try. Sunarti, one of his staff said the Golden Key Coffee, bananas, cheese is the idol of the visitors snack outlets. Raw materials used are banana fan, then given the grated cheese on top. Only, if you visit the Golden Key Coffee at night, do not ever ask for banana cheese, because this menu can be ascertained fully booked since the afternoon, even during the day.
“Banana cheese here, if people said, it feels different,” added the woman who had worked at the Golden Key for two years. Menu cake, various crepes, and croissants can be ordered at the booth ini.Asyiknya, because it is in a group with a few restaurants located in Pasaraya Grande, the main food menu can be provided here. (Ingrid namirazswara – Seputar Indonesia Daily)

source    : OpenRice.com
see also :