MAQUI’S – Cookes Mini ala Jepang

MAQUI’S si mini cookes, kue ala Jepang yang berdiameter cuma 6 cm seharga Rp. 8.000,- yah namanya juga kue mini pastinya dengan ukuran yang mini pula.
MAQUI’S memiliki aneka varian rasa ada almond, chocolate, edam cheese, rare cheese, cream cheese dan green tea. Ada juga yang berdiameter 15 cm loch…, buat anda yang merasa kurang puas dengan ukuran yang mini-mini.
Yang wajib dicoba jika mampir ke maqui’s adalah Cheese Cake (Rp.80.000 – Rp.85.000) dan Egg Custard Puddings (Rp.10.000 – Rp.17.000) humm..yaummy… ^ ; ^
nah…penasaran? penasaran?? kalo temen-temen penasaran ya  datang aja counter-counter MAQUI’S terdekat dengan lokasi tempat tinggal anda hehe…

Alamat :
Senayan City Lt.4 Unit 6, Jl.Raya Asia Afrika Lot 19 , Senayan

Central Park, Lower Ground, Jl. S. Parman Kav. 28, Slipi

Grand Indonesia, West Mall LG, Jl. MH. Thamrin No. 1, Thamrin

Plaza Senayan, Foodhall, Jl. Asia Afrika No. 8, Senayan

Setiabudi One Building, Lt. 1 Unit 1 – 03, Jl. HR. Rasuna Said Kav. 62, Kuningan

Bellezza Shopping Arcade, GF Unit 151 – 152, Jl.Letjen. Supeno No. 34, Permata Hijau

Restoran Subway – Makan Sandwich dengan Harga Selangit

Sandwich yang enak bukan hanya tergantung dari pemilihan roti dan daging yang segar tetapi jangan lupa bahwa sayuran yang segar dan sehat juga membuat makan sandwich semakin nikmat.Restoran Subway di Jepang yang memang spesialis di sandwich akan meluncurkan restoran baru mereka yang berlokasi di Marunouchi Building yang berada tepat di depan stasiun Tokyo.
Yang membuatnya berbeda dengan restoran lainnya, di dalam restoran ini, pada bagian tengah terdapat kebun untuk menghasilkan selada segar (lettuce) dengan sistim hidroponik. Hasil selada disini akan langsung digunakan untuk keperluan restoran sehingga dijamin anda bisa menikamti sandwich dengan selada yang segar dan sehat karena tidak mengandung pestisida.
Sayangnya, hasil selada yang didapat disini hanya mampu bisa menyediakan 5% dari seluruh kebutuhan selada di restoran ini, ditambah biaya produksinya yang 2 kali lebih mahal dibandingkan ditaman di tempat biasa. Tentunya jiaka mau menikmati sandwich di tempat ini harganya selangit!
* metrogaya
Lihat juga : marzano, pizza hut

Menu Khas Kreasi Duo Chef

Menu spesial dihadirkan Shangri-la Hotel Surabaya di bulan Juli dengan masakan khas Sicilia, Italia dan Jepang. Sicilia adalah sebuah daerah di Italia dan pulau terbesar di Laut Tengah. Sicilia terkenal dengan masakan-masakan lezat yang cukup sederhana, salah satunya hidangan khas pasta yang disajikan dengan ikan sarden.
Menu tersebut merupakan hasil kreasi Chef Ni Ketut Bhakti dan Mido Masashi. Mereka berdua memperkenalkan ciri khas masing-masing masakan khas dua negara tersebut. Promo kali ini berbahan dasar Daging Kambing dan Kerang Batik.
Menu pertama yaitu, Lamb Chop Marinated in Rosemary and Tomato ini sarat akan berbagai macam bumbu-bumbu masakan Eropa seperti daun Rosemary, daun mint, bawang putih dan yang paling utama minyak zaitun.
“Selain Chef Bhakti, Chef Mido Masashi, Executive Nishimura Japanese Restaurant juga memperkenalkan olahan berbahan dasar Mie atau udon,” kata Andi Nia, Assistant Communications Manager Shangri-La Hotel Surabaya.
Dengan segala macam rasa dan campuran seperti Telur, Jamur dan Udang, Chef asal Jepang ini optimis bahwa masakannya akan laris manis karena selain cepat saji juga berbahan segar dan yang paling penting harganya sangat terjangkau.
* metrogaya

Sate Jamur Tiram Putih – Senikmat Daging Kambing Ayam dan Sapi

Anda penyuka sate daging kambing, ayam, sapi atau kuda. Kali ini ada sensasi sate dengan bahan jamur tiram putih. Selain rasanya gurih dan lezat, manfaatnya bagi tubuh diyakini tak menimbulkan penyakit berbahaya.
Bila Anda warga Kediri bisa menikmati hidangan sate jamur tiram putih, di depan Mapolsek Grogol, Kabupaten Kediri Jalan Raya Kediri-Nganjuk. Penjual menjajakan dagangannya menggunakan vespa yang dimodifikasi layaknya sebuah gerobak PKL.
“Dulu dengan vespa ini saya bisa jualan keliling, berhenti di mana saja saya suka. Tapi sudah hampir setahun ini saya menetap di sini, karena memang langganan mulai ada,” kata Arbani, sang menjual sate jamur tiram putih, Sabtu (23/10/2010).
Tentang sate jamur tiram putih dagangannya, Arbani mengaku memulainya dengan menjual masakan jadi dari kantor ke kantor. Usaha ini merupakan pengembangan atas budidaya jamur tiram putih yang dilakukan di rumah. Dengan dalih omzet penjualan tak besar, dia memberanikan diri banting setir mengubahnya menjadi warung, dengan pengolahan sate dilakukan berdasarkan pesanan.
“Cuman jamurnya saya rebus dan bumbui di rumah. Selebihnya mulai dari memotong, menusuk dan membakar saya lakukan berdasarkan pesanan,” jelas Arbani.
Untuk manfaat sate jamur tiram dagangannya, Arbani mengklaim tidak menghadirkan penyakit berbahaya bagi yang mengonsumsinya. Selain diolah secara higienis, jamur tiram merupakan jenis tanaman dipastikan beda dengan daging yang mengandung kolestrol tinggi.
Harga sate jamur tiram putih juga sangat terjangkau oleh semua kalangan, karena dijual seharga Rp 5.000 untuk setiap porsi.
“Ini yang mengatakan pembeli, bukan saya mengada-ada. Banyak yang dulunya suka sate kambing beralih ke sini karena takut darah tinggi, dan ada yang suka sate ayam tapi takut alergi,” ujar Arbani bersemangat.
Pria yang pernah menjadi staf pengajar di salah satu MTs di Kabupaten Kediri mengaku, pilihannya menjajakan sate di warung mulai membuahkan hasil manis. Dari awal membuka usaha hanya mampu menghabiskan 1 kg jamur, saat ini dalam sehari minimal 7 kg jamur bisa dihabiskan.
“Yang jelas hasilnya lebih besar dibandingkan sukuan (Tenaga GTT) di madrasah,” pungkasnya sumringah.
Anda penyuka sate dan tak ingin merasakan dampak negatif saat mengkonsumsi, tak ada salahnya menikmati sate bahan dasar jamur tiram putih. Sebab rasanya dijamin tetap gurih senikmat daging kambing, ayam, sapi atau bahkan kuda.
* metrogaya
Lihat juga : tamani, marzano, pizza hut

Lanang Coffee Sensation – feel the extra energy

Most people do not much know what lanang coffee, which is now developed by PT Perkebunan Nusantara XII Malangsari Plantation, Kalibaru, Banyuwangi, East Java.

In addition to physically different, single and round-shaped coffee was also believed to be able to add vitality to the adam. According to one officer Cafe Malangsari Kalibaru, Nurhayati, coffee Banyuwangi lanang origin is a choice of coffee could make peminumnya feel the extra power. “One of them did not make the eyes sleepy, besides some say could add vitality to the drink,” he said.

To get lanang coffee, he said, through a process that is not easy. Lanang coffee beans, coffee beans go through sorting, which accounted for tens of thousands of types of robusta coffee beans. “When coffee beans are generally split in two, coffee beans lanang round and single,” Nurhayati added.

For penikmati coffee, ideal to consume this lanang coffee because caffeine content is very high so it is not easy to drowsiness, next to the coffee taste so halus.Karena it, this is perfect lanang coffee consumed in areas such as air temperature is cool enough in the subdistrict of Kalibaru and Glenmore.

According to one coffee penikmati lanang, Yudi, a resident of tile District, nearly every day he is a time to come to Cafe Malangsari lanang only to enjoy coffee.

In addition to adding extra power, especially that are not easily sleepy, its taste is also very different from the taste of coffee in general.

Moreover, the price of a cup of coffee lanang only Rp 3,000 per cup. “In contrast, if we want to drink coffee mongoose who recently began trendy so the price is also quite expensive,” he said.

But if you can not enjoy the taste of coffee directly lanang at Cafe Malangsari, Kalibaru, Banyuwangi, now do not have to bother anymore because you can buy coffee lanang beautiful packaging it in a supermarket in the town of Banyuwangi.

* metrogaya

Roti Trotila Diisi Keju Gurih yang Meleleh

Jakarta – Buat Anda yang suka berwisata kuliner, mungkin panganan asal Mexico ini bisa dicoba di akhir pekan. Roti trotila yang empuk diisi dengan keju gurih yang meleleh memang cocok jadi kudapan sore yang enak. Hmm..yummy!
Menjelajahi dunia kuliner memang tidak ada habisnya. Makanan nusantara saja seakan tidak pernah habis dikupas stau-persatu tiap daerah. Jika ingin yang sedikit berbeda di akhir pekan ini, Anda bisa mencoba camilan masyarakat Mexico ini. Mexican Quesadilla adalah salah satunya.
Makanan ini memang asli dari Mexico, namun telah mendapatkan pengaruh dari budaya Spanyol. Seperti halnya namanya, Quesadilla yang dalam bahasa Spanyol berarti keju, tak heran karena camilan ini berisikan keju di dalamnya. Camilan ini cukup sederhana, roti tortila yang dilpat dua ini diberikan keju di bagian tengahnya. Kemudian dimasak dengan cara dipanggang hingga keju mencair.
Di Mexico, Quesadilla tidak hanya disantap dengan keju saja. Tapi juga ada yang disantap dengan setup sayuran, kentang, saus jamur dan diampingi saus salsa sebagai toppingnya. Rasanya gurih-gurih enak, tidak hanya bisa jadi camilan tapi juga bisa jadi menu utama. Quesadilla bisa Anda cicipi di resto-resto Mexico yang ada di Jakarta.
*detikfood
Lihat juga : table8, sushi tei, burger

Golden Key is a paradise ice coffee

Some men were relaxing while enjoying a meal in a tiny booth Golden Key Coffee, Pasaraya Grande, South Jakarta. These outlets offer a menu of different pre-eminent form of coffee and cake, crepes, and croissants.
LOT of coffee outlets that offer enjoyment coffee imports, but not in Golden Key is actually carrying the privilege Coffee.Gerai local coffee that is not less delicious than the coffee world.
Inevitably, coffee imports do have a delicious flavor. However, the local coffee also no less tasty kok.Kopi domestic production already has its fans even sendiri.Menyadari this, the Golden Key Coffee, coffee outlets located in malls Pasaraya Grande, Kebayoran Baru, South Jakarta, choose a local coffee brings as raw materials products. Golden Key Coffee is homey and comfortable atmosphere only provide capacity for 20 guests. In addition to table, here too there is a bar area, which apparently favored by most visitors to the Golden Key. A unique, even though these outlets acquire the name of a foreign language, but the products offered, particularly coffee, has a local flavor sensation.
The owner of Golden Key Coffee even willing to collect all types of coffee in Indonesia to be presented at this outlet. “We want to raise the best coffee in the country through the use of 100% original Indonesian coffee beans,” said Golden Key Responsible Coffee outlets, Yayat Kusnayat. According Yayat, the current Golden Key Coffee desire for activities promoting local coffee drink coffee in the country into a kind of tradition. This is motivated by the increasing number of coffee outlets that carried the theme of the West, even though Indonesia is one of the largest coffee exporting country in the world.
Lampung coffee and Toraja is a small type of coffee from Indonesia that has been recognized quality. “Coffee is presented here generally come from the Toraja,” said Yayat. Toraja coffee is called by the Dutch colonial past as a coffee cellebes kalossi for this type of Arabica coffee is the type most widely used in the Golden Key Coffee. Although the local coffee aroma is not as strong aroma of coffee imports, but the origin of the Toraja coffee had the same taste delicious with coffee overseas. One of the menus that can be tried in Golden Key is a paradise that became ice coffee servings months ini.Menu promo uses Robusta coffee types from Toraja in-shake with a somewhat sweet taste khusus.Kopi which was very fitting enjoyed while you relax at the booth dominated by brown color of this brick.
The latest variant on the list of hazelnut latte drinks menu is dominated by sweetness. If you love the taste of real coffee and wanted to order an original, just the message that filtered coffee ice using specialized equipment from Japan. As for the menu companion coffee, some snacks are also worth a try. Sunarti, one of his staff said the Golden Key Coffee, bananas, cheese is the idol of the visitors snack outlets. Raw materials used are banana fan, then given the grated cheese on top. Only, if you visit the Golden Key Coffee at night, do not ever ask for banana cheese, because this menu can be ascertained fully booked since the afternoon, even during the day.
“Banana cheese here, if people said, it feels different,” added the woman who had worked at the Golden Key for two years. Menu cake, various crepes, and croissants can be ordered at the booth ini.Asyiknya, because it is in a group with a few restaurants located in Pasaraya Grande, the main food menu can be provided here. (Ingrid namirazswara – Seputar Indonesia Daily)

source    : OpenRice.com
see also :

Coffee Toffee – Menjadi Gaya Hidu Para Remaja disekolah

LARIS : Para siswa terlihat antri membeli kopi di Coffee Toffee di kantin sekolah Stella Maris School, Bumi Serpong Damai, Tangerang. Kopi beraneka rasa ini telah berhasil menggaet pelanggan di kalangan para remaja.
NONGKRONG sambil minum kopi tidak hanya dilakukan kalangan eksekutif muda ataupun sosialita berduit. Anak sekolah ternyata juga menyukai kegiatan ini. Rutinitas menenggak secangkir kopi sambil berbincang dengan sahabat ternyata sudah melebar menjadi gaya hidup di kota besar.
Tidak hanya kalangan pekerja kantoran dan eksekutif berdasi, anak muda bahkan usia sekolah ternyata juga sangat suka melakoninya. Gerai Coffee Toffee akhirnya memberikan sarana untuk itu. Sejarah kopi yang menjelma menjadi minuman nikmat dan favorit dimulai dari cerita seorang penggembala kambing Abessynia (sekarang namanya Etiopia) yang menemukan tumbuhan kopi sewaktu menggembala sekitar abad ke-9 Masehi.Dari sana,lalu menyebar ke daratan Mesir dan Yaman. Kemudian pada abad ke-15 menjangkau lebih luas lagi ke Persia, Mesir,Turki,dan Afrika Utara. Namun, ada yang mengatakan sejarah kopi ini berawal dari Abessynia.Tapi lain cerita,di mana Ali al-Shadili yang gemar meminum sari biji kopi untuk membuatnya tetap terjaga demi menjalankan salat malam.
Dari sinilah, akhirnya khasiat kopi menyebar sebagai minuman penghilang kantuk. Kopi ternyata tidak begitu saja menjadi salah satu minuman favorit dunia yang digemari. Awalnya di Italia,pendeta-pendeta melarang umatnya minum kopi dan menyatakan bahwa minuman kopi tersebut dimasukkan sultan-sultan muslim untuk menggantikan anggur. Bukan hanya melarang, juga menghukum orang-orang yang minum kopi.Tidak hanya di Italia, pada 1656 Wazir dan Kofri, Kerajaan Usmaniyah, mengeluarkan larangan untuk membuka kedai-kedai kopi. Namun,seiring waktu berjalan, keberadaan kopi mulai diakui sebagai minuman favorit.
Tidak heran berbagai gerai minuman kopi mulai tumbuh di mana-mana.Begitu juga dengan Coffee Toffee. Coffee Toffee didirikan pertama kali pada akhir 2005 di Kota Surabaya oleh Odi Anindito. Pada awalnya Coffee Toffee hanya sebuah kios coffee kecil yang untuk tempat berkumpul kalangan sendiri, teman, dan rekan-rekan dekat saja. Seiring dengan berjalannya waktu, dari sering bertemu serta dari omongan mulut ke mulut, ternyata sambutan pasar terhadap produk dan konsep yang ditawarkan gerai kopi ini cukup bagus. Berbekal hal tersebut,maka pada 2006 pengelola menambah dua gerai Coffee Toffee di Surabaya.
Bisnis ini pun berkembang pesat. Hingga 2009 Coffee Toffee telah mempunyai 60 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia dan terpilih sebagai salah satu trend setter di industri kopi ritel Indonesia oleh sebuah majalah bisnis terkemuka. Visinya antara lain menjadikan kedai kopi lokal yang dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri dengan selalu memberikan produk dan layanan terbaik dengan bahanbahan baku lokal terpilih dengan harga terjangkau. Coffee Toffee mencoba memberikan konsep baru dalam menyediakan minuman berbahan dasar kopi dalam berbagai rasa dan dirimu secara khusus dengan menggunakan konsep drive-thru atau take away.
Karena itu, tidak hanya di mal atau plaza, lokasi gerai Coffee Toffee juga merambah gedung perkantoran, arena rekreasi, dan kantin sekolah. Seperti juga yang dibuka di Stella Maris School,Jalan Artha Kencana 1, Sektor 12, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten ini. Menutur pemilik Coffee Toffee cabang Stella Maris School,Natalia Sjoekoer, dirinya sengaja memilih sekolah sebagai lokasi gerai karena memang kebiasaan minum kopi saat ini juga sering dilakoni anak muda, bahkan usia sekolah.Kebanyakan mereka menikmatinya saat istirahat ataupun setelah pulang sekolah. “Saya pikir dulu anak-anak bakal banyak membeli minumannya yang cokelat atau teh, ternyata banyak juga yang memilih espresso.
Gaya hidup minum kopi saat ini ternyata sudah merambah anak kecil,” tutur Natalia yang memang pencinta kopi sejati itu. Dia menuturkan,gerainya yang dibuka sejak Januari 2008 ini ratarata bisa menjual hingga 70 cup minuman. Selain anak sekolah, konsumennya adalah ibu-ibu yang mengantar anaknya serta guru-guru Stella Maris School.Namun, tidak menutup kemungkinan anak dari sekolah lain di sekitar perumahan BSD juga mampir ke gerai ini. “Siswa Stella Maris School saja ada 1.300 orang. Itu target market kami. Tetapi, ada juga anak yang tidak sekolah di sini, tetapi minum kopi di Coffee Toffee karena memiliki teman di Stella Maris.
Kebanyakan setiap pagi mereka memesan terlebih dahulu untuk diminum saat istirahat,”kata Natalia.
Keunggulan Coffee Toffee, Natalia menyebutkan, selain rasanya yang berbeda dibandingkan kopi di outlet lain, juga harganya yang relatif terjangkau.Tak ayal, anak sekolah dengan uang saku tidak seberapa banyak juga yang mampu membelinya. “Meski murah, kualitas Coffee Toffee layak disejajarkan merek lain yang sudah lama eksis,”ujarnya. Karena letaknya di lingkungan sekolah, Coffee Toffee cabang Stella Maris School yang berkapasitas 40 orang ini waktu bukanya terbatas.
Setiap Senin sampai Jumat mulai buka sejak pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.Pada Sabtu buka sampai pukul 14.00 WIB. Sementara Minggu dan hari libur tutup. (rendra hanggara- Seputar Indonesia.
Sumber : OpenRice.com
Lihat juga :

Yuk, Kita Lirik Burger Buatan Indonesia

Siapa sangka ternyata Indonesia punya burger. Karena dagingnya dimasak memakai batok kelapa jadilah namanya burger batok. Apalagi mulai dari roti, saus mayones, daging burger, dan saus BBQ semuanya dibuat serba home made. Hmm… coba yuk!
Sebutan burger sebenarnya ditujukan untuk steak yang dibuat dari daging cincang. Konon asal muasalnya dari Hamburg, Jerman dan karenanya menyandang nama hamburger. Nah, kalau burger batok tampaknya merupakan racika Indonesia. Saya pun jadi penasaran ingin mencicipi rasanya.
Mulai dari rotinya ternyata burger batok ini dibuat dengan resep pribadi sang pemilik restoran. Rrotinya terasa sangat empuk dengan ukuran perut Indonesia yang nggak besar tapi juga nggak kecil. Lalu dari sisi daging, percampuran antara daging, telur, dan tepungnya pas.
Burger pun baru akan dibuat ketika ada yang memesan, jadi ketika sampai di meja burger batok ini masih dalam keadaan panas. Cara penyajiannya yaitu ditaruh di dalam batok kelapa. Dagingnya benar-benar terasa dan yang penting aromanya juga harum sehingga menggugah selera.
Istilah penamaan burger batok sendiri sebenarnya karena daging diungkep dalam batok kelapa saat proses pemasakan. Alhasil asapnya nggak kemana-mana dan meresap kembali ke dalam dagingnya. Sehingga aroma smokey dari daging sapi sangat terasa saat digigit memberi ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan daging burger lainnya.
Saus mayones sebagai topping daging burger juga diolah sendiri oleh sang pemilik dengan resep keluarga. Rasanya sudah disesuaikan dengan lidah Jawa sehingga terasa lebih manis. Tapi manisnya nggak bikin eneg loh, karena ada tekstur asam-asam segar sedikit pada mayonesnya. Yang jelas kalau buat saya sih rasanya cocok banget.
Dan ini dia yang membuat mengapa pemiliknya berani mengklaim burger Indonesia, kalau burger pada umumnya menggunakan sayur lettuce disini diganti dengan kol. Sayuran khas Jogja yang biasa digunakan untuk campuran pada sate, nasi goreng, dan atau mie khas Yogyakarta.
Ternyata woww… kol enak juga loh dijadikan campuran burger. Apalagi mengingat khasiat atau manfaat kol yang kaya klor, kalsium, dan zat besi. Oya, selain burger disini juga ada minuman yang unik unik seperti kopi kuwalat. Dimana kopi ini sebetulnya adalah kopi tubruk. Cara minumnya aja yang beda, yakni gelasnya dibalik lalu kita menyeruputnya dari tatakan gelas. Slurpp…. hmm nikmat!
Lalu saya juga memesan teh mbaurekso alias teh poci. Tapi karena di Jakarta susah mencari penjual teh poci, wah rasanya nikmat sekali diminum saat udara dingin begini. Teh khas Slawi, Tegal yang harum ini diminum bersama dengan gula batu dan diseduh pakai kayu manis. Olala… uenak tenan!
Minum teh ini saya ditemani sama singkong goreng keju yang enak sekali. Ternyata mereka menggunakan teknik memasak yang berbeda dengan penjual gorengan lainnya. Singkong dibuat dengan seperti French fries. Jadi, singkong yang sudah dipilih direbus dengan bumbu bawang putih lalu dibekukan.
Kalau ada yang membeli, singkong tersebut baru digoreng dan diberi taburan keju dan susu kental manis. Waaah mantab sekali! Rasaya gurih garing dan basah di dalam dengan rasa keju dan susu yang lumer di lidah nyam nyam.
Untuk harga makanan di Burger Batok ini sangat bersahabat, burger batok tanpa keju Rp 12.000,00 dan Rp 13.000 jika pakai keju. Kopi kuwalat Rp 5000,00 dan singkong goreng keju Rp 9000,00. Penggemar burger yuk cobain kelezatan burger racikan Indonesia ini!
Jl. Swadaya No.22, Kalimalang
Jakarta Timur
(Samping Polsek Duren Sawit / Kodam)
* detikfood

GURAME BAKAR COBEK – Favorit Langganan Para Pejabat

Rumah makan yang berada dikota sumedang jawa barat tepatnya di cimalaka/serang rumah makan yang bernuansa jawa ini menyajikan makanan khas serta indonesia.
special dari rumah makan joglo – sumedang adalah nasi liwet bebek goreng dan sop buntut semua diracik dengan bumbu kraton solo yang akan membuat anda merasakan makanan yang bercitra rasa tinggi.
Selain makanan khas joglo sumedang juga menyajikan aneka makanan dan minuman yang sangat istimewa dengan harga terjangkau, di rumah makan joglo -sumedang anda akan menikmati suasana rumah jawa dengan bangunan 1 ha rumah joglo asli menggunakan krajinan dan ukiran dari jepara dari gebyok,pendopo serta kursi dan meja ditambah fasilitas rekreasi yang baik untuk keluarga yaitu mobil atv flyingfox (cooming soon) membuat suasana keluarga anda akan semakin meriah di rumah makan joglo-sumedang
tak ada yang menyangsikan kelezatan rasa ayam goreng dan bebek goreng dengan taburan kremes…sepiring nasi liwet panas yang dibuat secara dadakan , di santap bersama ayam goreng yang gurih/ ayam bakar/bebek goreng yang empuk serta semangkuk sayur asam wah…uenaak tenan, bila anda penggemar ayam goreng atau bebek goreng jangan lewatkan sajian istimewa ayam goreng yang di usung rumah makan joglo sumedang dengan bumbu kratonnya asli jawa – tengah cita rasanya khas yang gurih.
Tak sulit untuk menemukan rumah makan ini jika anda melewati jalur bandung – cirebon anda akan menemukan rumah makan dengan etnic jawa. Masakan sunda yang diracik dengan sentuhan bumbu kraton terutama jangan terlewatkan dengan SOP BUNTUTNYA UUUUAAAAAH MAK NYUUUS…DAN JUGA IKAN GURAME BAKAR COBEK YANG CITA RASANYA TIDAK AKAN ANDA TEMUKAN DITEMPAT LAIN GURAME BAKAR COBEK INILAH YANG MENJADI FAVORIT LANGGANAN PARA PEJABAT.
Rumah makan ini terletak 3km diatas kota sumedang sebelah kanan menuju cirebon. Bila dari arah cirebon menuju kota sumedang tepatnya di 3km menuju sumedang anda akan menemukan rumah makan joglo sumedang di sebelah kiri dengan halaman yang luas dilengkapi fasilitas mesjid , pemancingan , meeting room ,arena rekreasi (MOTOR ATV )
Untuk anda yang berencana ke kota sumedang atau melewati kota sumedang jangan sampai terlewati mampir di rumah makan joglo – sumedang.
Rumah makan yang berada dikota sumedang jawa barat tepatnya di cimalaka/serang rumah makan yang bernuansa jawa ini menyajikan makanan khas serta indonesia.
*jalanasik